Apa itu Monkey Pox
Monkeypox atau cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan virus monkeypox.
Pada asalnya, penyakit ini adalah penyakit zoonosis, yang berarti ditularkan dari hewan ke manusia.
Umumnya menular ketika mulai timbul gejala dan biasanya berlangsung 2-4 minggu seiring dengan hilangnya gejala.
Siapa yang paling beresiko terkena Monkey Pox?
- Orang yang tinggal dengan atau memiliki riwayat kontak erat (termasuk kontak seksual) dengan seseorang yang terinfeksi monkeypox, atau
- Orang yang memiliki kontak rutin dengan hewan yang dapat terinfeksi.
- Tenaga kesehatan juga memiliki risiko sehingga perlu untuk selalu menerapkan prosedur PPI.
Seseorang yang terinfeksi virus monkeypox tidak langsung menunjukkan gejala, diperlukan waktu 6-16 hari, berkisar dari 5-21 hari untuk timbulnya gejala sejak tertular (masa inkubasi)
Kalian Harus Tau ...
Gejala Monkey Pox
Pada wajah, tangan, kaki, mata, mulut dan/atau alat kelamin
Pada Kelenjar Getah bening (dileher, ketiak atau selangkangan)
Otot dan Lemas
Kenaikan suhu badan di sertai nyeri pada kepala
Bagaimana cara saya melindungi diri dan orang lain dari monkeypox?
Pencegahan
- Batasi kontak dengan suspek atau orang terkonfirmasi mpox
- Batasi kontak dengan hewan yang berisiko menularkan
- Bersihkan dan disinfeksi lingkungan yang bisa saja terkontaminasi secara teratur.
- Periksakan diri anda dan kontak erat anda jika anda mengalami gejala mpox.
- Isolasi dilakukan sampai seluruh ruam- ruam kulit kering, mengelupas dan terbentuk lapisan kulit baru
Jika Anda pernah melakukan kontak erat dengan orang yang mengalami monkeypox atau lingkungan yang mungkin telah terkontaminasi virus, pantau diri Anda dengan cermat untuk tanda dan gejala selama 21 hari sejak terakhir kali Anda terpapar. Batasi kontak erat dengan orang lain sebanyak yang Anda bisa. Jika Anda merasa mengalami gejala monkeypox, hubungi fasilitas layanan kesehatan Anda
Apakah Ada Vaksin untuk mencegah M-Pox
1. Primary preventive (pre-exposure) vaccination (PPV), yang diberikan pada individu yang masuk kriteria berisiko tinggi terpapar virus mpox seperti : seseorang sebagai gay atau biseksual atau LSL atau memiliki pasangan seksual>1; tenaga kesehatan yang berisiko tinggi terpapar, petugas laboratorium yang memeriksa orthopoxvirus/MPXV, petugas yang melakukan upaya pengendalian (termasuk petugas yang melakukan penyelidikan epidemiologi)
2. Post-exposure preventive vaccination (PEPV), yang diberikan pada kontak erat dalam waktu 4 hari sejak paparan (atau maksimal sampai dengan 14 hari dengan catatan tidak ada gejala yang muncul). Vaksinasi ini bertujuan untuk mencegah munculnya gejala atau meminimalkan keparahan penyakit.
Pengobatan untuk M-Pox
- Belum ada pengobatan yang spesifik untuk infeksi MPXV.
- Terdapat antivirus yang telah dikembangkan untuk pasien cacar (smallpox) yang bermanfaat melawan mpox.
- Pengobatan simtomatis dan suportif dapat diberikan untuk meringankan keluhan yang muncul.
Bunda Silahkan Diakses
Lesi Oral
Lesi Anal, Perianal, Rektal
Lesi Genital
Lesi Tangan dan Wajah
Download Materi
Rangkuman Manteri tentang M-Pox atau Cacar Monyet yang disave dalam file pdf
Butuh informasi tambahan? Silahkan Bunda konsultasi melalui WhatsApp