Ayo Terapkan Gizi Seimbang melalui Prinsip Isi Piringku
Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah sesuai kebutuhan tubuh, dengan mempertimbangkan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, kebersihan, dan monitoring berat badan. Gizi seimbang mencakup empat pilar, yaitu:
Konsep ini bertujuan memenuhi seluruh kebutuhan energi dan zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral, dan serat.
Prinsip Isi Piringku merupakan pedoman sekali makan yang memvisualisasikan pembagian piring menjadi proporsi tertentu. Komposisinya adalah: • ½ bagian piring terdiri dari buah dan sayur, masing-masing ¼ bagian. • ¼ bagian piring berisi makanan pokok (sumber karbohidrat). • ¼ bagian piring berisi lauk-pauk (sumber protein hewani dan nabati). Selain itu dianjurkan: • Minum air putih 6–8 gelas per hari. • Batasi gula, garam, dan lemak. • Cuci tangan sebelum makan. • Lakukan aktivitas fisik 30 menit per hari. Pedoman ini dinilai lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan pedoman umum sebelumnya.
Langkah-langkah penerapan Isi Piringku antara lain: 1. Mengisi ½ piring dengan sayur dan buah Sayur dapat meningkatkan serat dan mencegah konstipasi, sedangkan buah kaya vitamin dan antioksidan. 2. Mengisi ¼ piring dengan makanan pokok Contoh: nasi, roti, ubi, pasta, jagung. Pilih karbohidrat kompleks untuk kontrol energi. 3. Mengisi ¼ piring dengan lauk-pauk Pilih sumber protein hewani (ikan, ayam, telur) atau nabati (tahu, tempe). 4. Membiasakan minum air putih Menghindari minuman berpemanis yang dapat memicu obesitas. 5. Mengurangi konsumsi makanan ultra-proses Termasuk gorengan, snack tinggi garam, dan minuman manis. 6. Melakukan aktivitas fisik Minimal 150 menit per minggu sesuai rekomendasi WHO. 7. Menjaga higiene pangan Mencuci tangan, memilih bahan makanan aman, dan menyimpan makanan dengan benar.
1. Mencegah kekurangan gizi seperti anemia, stunting, dan wasting. 2. Mengurangi risiko penyakit tidak menular seperti diabetes, obesitas, hipertensi, dan penyakit jantung. 3. Meningkatkan kekebalan tubuh. 4. Mendukung pertumbuhan optimal pada anak usia sekolah dan remaja. 5. Menjaga keseimbangan energi dan metabolisme tubuh. 6. Meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup.
Prinsip Isi Piringku terbukti menjadi panduan yang efektif dalam edukasi gizi, termasuk dalam sekolah, keluarga, dan masyarakat. Penggunaan gambar visual membantu orang memahami proporsi makanan tanpa perlu menghitung kalori. Strategi promosi kesehatan berbasis digital juga berperan penting dalam menyebarkan informasi ini secara luas melalui media sosial, video edukasi, dan infografis.
Implementasi Isi Piringku juga sejalan dengan upaya pencegahan stunting nasional. Konsumsi protein hewani yang cukup, sayur dan buah yang beragam, serta pola hidup bersih sangat penting untuk mencegah infeksi dan mendukung pertumbuhan.
Tantangan yang masih dihadapi adalah kebiasaan makan masyarakat yang cenderung tinggi karbohidrat, rendah sayur dan buah, serta konsumsi makanan ultra-proses yang meningkat. Oleh karena itu, diperlukan edukasi berkelanjutan yang melibatkan keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, dan media digital.
Gizi seimbang merupakan kunci utama dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Konsep ini menekankan pentingnya mengonsumsi makanan beragam, aktivitas fisik yang cukup, menjaga kebersihan diri, serta memantau berat badan secara teratur. Sejak 2014, Kementerian Kesehatan RI memperkenalkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) sebagai pengganti konsep 4 Sehat 5 Sempurna yang dinilai tidak lagi mencukupi perkembangan ilmu gizi.
Pada tahun-tahun berikutnya, pemerintah memperkenalkan prinsip Isi Piringku sebagai panduan visual untuk mempermudah masyarakat menerapkan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Konsep ini menggambarkan komposisi piring makan yang sehat dan ideal dalam satu kali sajian. Prinsip Isi Piringku berasal dari referensi yang diterbitkan oleh:
Prinsip ini penting diterapkan dalam rangka pencegahan anemia, stunting, obesitas, dan penyakit tidak menular yang saat ini menjadi masalah kesehatan di Indonesia.
Konsep gizi seimbang melalui prinsip Isi Piringku merupakan pedoman yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan komposisi ½ sayur dan buah, ¼ makanan pokok, dan ¼ lauk-pauk, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan gizi secara optimal. Penerapan prinsip ini sangat penting dalam mencegah masalah gizi, meningkatkan kesehatan, serta mendukung kualitas hidup.
Berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan dalam menangani tantangan Isi Piringku adalah:
[Edukasi Gizi Berbasis Digital]
Pemerintah dan tenaga kesehatan perlu memperkuat edukasi gizi berbasis digital
[Pola Makan Beragam & Seimbang]
Masyarakat diharapkan mulai membiasakan pola makan beragam dan seimbang
[Praktik Isi Piringku di Kantin Sekolah]
Sekolah perlu menerapkan kurikulum yang mendorong praktik Isi Piringku dalam kantin sehat.
[Keluarga Jadi Role Mode]
Keluarga diharapkan menjadi role model dalam penerapan kebiasaan makan sehat
Rangkuman Manteri tentang Gizi Seimbang yang disave dalam file pdf
Butuh informasi tambahan? Silahkan Bunda konsultasi melalui WhatsApp
Bergabunglah Bunda dalam gerakan #BerbagiBersamaBertumbuhBersama Sebuah gerakan dukungan dari Bunda untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil di seluruh Nusantara.
Copyright 2024 – BelajarSmart.com